Kalkwasser merupakan sebutan untuk suatu larutan jenuh kalsium. Penambahan kalsium dengan menggunakan kalkwasser merupakan cara paling tua dalam dunia akuarium laut. Cara pembuatannya relatif mudah yaitu dengan melarutkan kalsium hidroksida kedalalm air tawar (air murni atau air bebas ion) sedemikan rupa sehingga mencapai konsentrasi jenuh. Larutan jenuh dikatakan tercapai apabila penambahan kalsium hidroksida berikutnya tidak menyebabkan bahan tersebut menjadi larut. Larutan jenuh yang terbentuk selanjutnya disimpan dalam wadah kedap udara dan ditambahkan kedalam akuarium untuk menggantikan air laut yang menguap.
Selain memberikan tambahan unsur kalsium, kalkwasser dapat meningkatkan ion hidroksida dalam air. Ion ini merupakan ion yang berguna untuk menetralisir kemasaman air dengan meningkatkan alkalinitas air dan kapasitas penyangganya.
Secara alamiah kalkwasser mempunyai nilai pH tinggi, sehingga kehadirannya secara otomatis akan mampu mencegah terjadinya penurunan pH dalam akuarium bersangkutan. Dengan demikian, secara keseluruhan akan dapat menjaga kestabilan pH akuarium tersebut.
Kelemahan dari metode kalkwasser adalah diperlukan relatif banyak waktu dalam penyiapannya, disamping itu dosis yang ditambahkan perlu ditakar dengan baik. Kalsium hidroksida dalam bentuk tepung perlu ditangani dengan hati-hati agar tidak terhirup. Pada saat baru dilarutkan, larutan yang terbentuk bersifat sangat kaustik sehingga perlu ditakar dengan hati-hati untuk menghindari terjadinya pengendapan dan peningkatan pH pada tingkat mematikan. Panambahan kalkwasser dengan cara menggantikan air yang menguap sering tidak efektif pada kondisi penguapan rendah sedangkan penurunan kadar kalsium dalam akuarium tinggi.
Idealnya kalkwasser harus selalu dalam kondisi segar. Pada umumnya dengan berjalannya waktu kadar kalsium terlarut dalam kalkwasser akan menurun, begitu juga dengan nilai pH-nya. Agar awet, apabila kalkwasser disiapkan untuk cadangan selama beberapa hari, maka tempat penyimpanannya harus ditutup dengan rapat untuk mencegah karbon dioksida dari udara masuk dan bereaksi dengan larutan. Masuknya karbon dioksida kedalam larutan akan menyebabkan molekul ini bereaksi dengan kalsium dan membentuk endapan kalsium karbonat.
Panambahan kalkwasser dianjurkan untuk dilakukan pada malam hari, atau pada dini hari, pada saat fluktuasi pH akurium berada pada titik terendah. Penambahan dapat dilakukan dengan menggunakan larutan jenih yang terbentuk, pada suatu titik di akuarium yang memiliki arus tinggi (seperti didekat keluaran filter). Penggunaan larutan segar yang masih menyerupai larutan air susu hanya cocok diberikan dengan metoda drip (hati-hati dengan penggunaan larutan segar ini, karena pH-nya bisa sangat tinggi)..
|